2011-10-01

Tips Cara mengecilkan perut buncit dengan pola makan

Berikut ini cara cara yang dapat Anda lakukan untuk mengecilkan perut:
  • Makan sarapan sekitar 200 kalori. Hal ini dapat terdiri dari sepotong roti panggang dengan sedikit selai, satu butir telur dadar dan setengah gelas susu.
  • Makan makanan ringan yang menyehatkan, buah buahan segar, serat yang ada pada buah buahan segar akan membikin Anda lebih lama kenyang.
  • Makan siang sekitar 400 kalori. kira kira seukuran setengah dari rata rata porsi orang orang indonesia ketika makan siang.
  • Jika setelah 2 atau 3 jam dari makan siang tersebut Anda sudah merasa lapar kembali maka silakan anda ambil buah buahan segar sebagai snack Anda.
  • Makan malam cukup 400 kalori saja. Ini biasanya makanan yang paling sulit untuk menjaga 400 kalori, terutama jika Anda makan diluar, segera ingatlah anda sedang mencoba cara mengecilkan perut buncit.
Seharusnya jika Anda telah mencoba pola makan yang diajarkan diatas sejak di pagi hari maka Anda tidak akan mudah lapar di siang harinya. Jika Anda merasa kesulitan dengan mengatur pola makan tidak ada salahnya anda milirik program diet nutrisi yang menyederhanakan pengaturan pola makan, terutama bagi Anda dengan waktu yang terbatas .
Selain pengaturan pola makan, mengecilkan perut buncit juga dibantu dengan olahraga, lakukan olahraga yang sifatnya kardio. Olahraga kardio (disebut juga exercise cardiovasculer) sangat efektif dalam membakar kalori, karena ketika tubuh anda membakar kalori secara otomatis lemak lemak dalam tubuh akan berkurang, salah satu tempat favorit menimbun lemak adalah di perut. lakukanlah exercise sebagai cara mengecilkan perut buncit Anda.

Ketika Anda telah mengatur pola makan, kemudian Anda telah melakukan exercise, masih ada yang perlu Anda perhatikan untuk mengecilkan perut buncit. Perhatikan kebiasaan kebiasaan yang tanpa Anda sadari ikut menyumbang munculnya perut buncit, jadi perhatikan kebiasaan tersebut sebagai salah satu cara mengecilkan perut.

KASIH SAYANG SEORANG IBU

Ibu,,,,,,
Kau bagai malaikat utusan Tuhan
Hadir ke bumi ini menjaga kami
Sampai ku meninggal nanti
Ketika hati penuh kepiluan
Kau hibur kami penuh kesabaran
Kau bimbing kami kejalan yang benar
Untuk hidupku di masa depan,,,,
Ibu,,,
Tak ada yang lain di hati ini
Hanya dirimu kasih sepanjang masa,,,,,
Teringat dikala kau bercerita
Tentang dunia yang pana ini
Penuh kebajikan & kemungkaran
Untuk hidupku dimasa datang,,,

2011-09-30

KEGIATAN BULAN PUASA TAHUN 2011

Pada bulan agustus tahun 2011, kemarin di masjid al-ma'ruf kebonjero, menggadakan kegiatan yang ada pada waktu buln puasa. yaitu dengan adanya TPA. pengajian akbar dengan memperinggati hari nuzulul qur'an. Denagan menggadakan kegiatan itu anak-anak kecil pun bisa dengan asyiknya mengikuti kegiatan tersebut. pada malam nuzulul qur'an siangnya kedatangan mahasiswa dari UGK yang berjumlah puluhan orang. salah satunya teman ku sendiri yang kebetulan dekat dari desa ku.

Sebelum mereka datang aku dan teman-teman berbagi tugas untuk menyelesaikan kegiatan itu. yang sebagian ada yang mengulang adik-adik di masjid, dan yang sebagian ada yang menyiapkan hidangan makanan untuk menyambut datangnya mahasiswa itu. Dengan adanyaa pembagian tugas pun kegiatan terus berlanjut dengan baik. 

pada waktu ashar sekitar pukul 15.10 mahasiswa pun datang. setelah mereka datang ternyata mereka menyiapkan snack yang berjumlah 500 bungkus, ternyata apa yang terjadi,,,???????? jamaah ngak ada sampai 500 orang?? snack tersebut dibagaikan lagi jadi setiap orang ada yang mendapat 2-3 bungkus, setelah pengajiaan berakhir ,,aku dan teman-teman juga mahasiswa-mahasiswa lalu membersihkan lokasi tersebut sampai bersih. setelah kita membersihkan tempat itu kita  langsung tadarus bersama di masjid.... akhirnya aku pulang pukul 01.00 , ngantuk dan capek rasanya tapi tu semua sudah ngak terasa karena  kegiatan seberat apa pun kalau dikerjakan bersama- sama menjadi ringan rasanya,,,,.......


 

2011-08-05

AWASI JAJANAN ANAK

Dewasa ini, kita banyak menemui jajanan tidak sehat. banyak kandungan zat berbahaya yang potensial mengganggu tumbuh kembang dan kesehatan anak. penemasan jajanan yg berwarna warni yang menarik perhatiaan ingin mencobanya. mereka tentu tidak memikirkan apa akibat banyak mengonsumsi jajanan tersebut. Kebiasaan jajan dapat berimbas kurangnya nafsu makananak sangat ia berada dirumah apabila makanan yg ia beli belum tentu bergisi dan sehat.

Psikolog dari UI Mayke S. Tedjasaputra mengatakan untuk mengatasi kebiasaan tersebut biarkan anak menangis kalau mau minta jajan. Biarkan semua saja meski anak sampai menagis berguling-guling sekalipun. Namun orangtua juga harus memberi pengertiaan kepada anak, misalnya dengan memperbolehkan mereka jajan hanya pada hari-hari tertentu saja dan juga memberi penetahuan agar anak tahu membedakan makanan yg bersih  dan sehat makanan yang kotor.

 Tak dapat disangal bahwa kebiasaan jajan bagi anaj merupakan pengalaman yang menyenangkan. kadang kala kebiasaan ini bisa membawa anak untuk melawan orangtua. 
Karena mereka ingin bisa sama dengan teman lainnya, atau untuk menarik perhatian dan sekadar disukai oleh teman-temannya.

Namun untuk mengtasi kebiasaan jajan tersebut butuh kerja sama dari semua pihak. dengan kata lain pola makan keluarga pun harus diubah. Kebiasaan jajan seluruh anggota keluarga harhus dikurangi, dan ibu harus mau membuat kudapan sehat yang tak kalah enaknya. dengan jajanan di luar. Tidak ada gunanya melarang anak jajan kalau orangtuanya juga sering jajan. Selain itu, untuk mengurangi kebiasaan jajan di sekolah bisa juga dilakukan dengan mengatasi uang jajan pada waktu atau hari tertentusaja atau memberi bekal makanan sehat dan higienis yang kita masak sendiri.

2011-07-29

MENGGAMBAR MENGGUNAKAN PENSIL

Menggambar menggunakan pensil ini merupakan kegiatan/ seni yang sangat mudah didapat dan harganya murah, dengan pensil yang mudah digunakan.
Hal-hal yang harus diperhatikan dalam menggunakan alat gambar pensil adalah hasil goresan, baik dan tidaknjya goresan pensil ditentukan oleh:
  • keras lunaknjya pensil
  • cara memegang pensil
  • kuat lemahnya tekanan pensil
  • arah goresan, dan
  • rautan pensil (runcing, tumpul, pipih)  
untuk tahap awal, sebaiknya mengenal jenis-jenis pensil terlebih dahulu. keras lunaknya pensil ditandai dengan simbol H dan B dan ANGKA.
  • huruf H = pensil yang keras
  • huruf B = pensil yang lunak
untuk pensil yang paling keras biasanya ditandai dengan simbol 6H dan pensil yang paling lunak biasanya ditandai dengan simbol 6B.

pensil yang ketras biasanya digunakan untuk membuat gambar-gambar yang memerlukan ketelitian. misalnya gambar persepektif dan gambar rancang bangun. sedangkan pensil lunak untuk membuat gambar yang lebih hidup dengan garis dan goresan yang lebih hitam.

jenis-jenis pensil keras:
 

2011-06-13

KESELAMATAN KERJA


Keselamatan dan kesehatan kerja difilosofikan sebagai suatu pemikiran dan upaya untuk menjamin keutuhan dan kesempurnaan baik jasmani maupun rohani tenaga kerja pada khususnya dan manusia pada umumnya, hasil karya dan budayanya menuju masyarakat makmur dan sejahtera.

Sedangkan pengertian secara keilmuan adalah suatu ilmu pengetahuan dan penerapannya dalam usaha mencegah kemungkinan terjadinya kecelakaan dan penyakit akibat kerja.
Keselamatan dan kesehatan kerja (K3) tidak dapat dipisahkan dengan proses produksi baik jasa maupun industri. Perkembangan pembangunan setelah Indonesia merdeka menimbulkan konsekwensi meningkatkan intensitas kerja yang mengakibatkan pula meningkatnya resiko kecelakaan di lingkungan kerja.


Hal tersebut juga mengakibatkan meningkatnya tuntutan yang lebih tinggi dalam mencegah terjadinya kecelakaan yang beraneka ragam bentuk maupun jenis kecelakaannya. Sejalan dengan itu, perkembangan pembangunan yang dilaksanakan tersebut maka disusunlah UU No.14 tahun 1969 tentang pokok-pokok mengenai tenaga kerja yang selanjutnya mengalami perubahan menjadi UU No.12 tahun 2003 tentang ketenaga kerjaan.

Dalam pasal 86 UU No.13 tahun 2003, dinyatakan bahwa setiap pekerja atau buruh mempunyai hak untuk memperoleh perlindungan atas keselamatan dan kesehatan kerja, moral dan kesusilaan dan perlakuan yang sesuai dengan harkat dan martabat serta nilai-nilai agama.
Untuk mengantisipasi permasalahan tersebut, maka dikeluarkanlah peraturan perundangan-undangan di bidang keselamatan dan kesehatan kerja sebagai pengganti peraturan sebelumnya yaitu Veiligheids Reglement, STBl No.406 tahun 1910 yang dinilai sudah tidak memadai menghadapi kemajuan dan perkembangan yang ada.

Peraturan tersebut adalah Undang-undang No.1 tahun 1970 tentang keselamatan kerja yang ruang lingkupnya meliputi segala lingkungan kerja, baik di  darat, didalam tanah, permukaan air, di dalam air maupun udara, yang berada di dalam wilayah kekuasaan hukum Republik Indonesia.
Undang-undang tersebut juga mengatur syarat-syarat keselamatan kerja dimulai dari perencanaan, pembuatan, pengangkutan, peredaran, perdagangan, pemasangan, pemakaian, penggunaan, pemeliharaan dan penyimpanan bahan, barang produk tekhnis dan aparat produksi yang mengandung dan dapat menimbulkan bahaya kecelakaan.
Walaupun sudah banyak peraturan yang diterbitkan, namun pada pelaksaannya masih banyak kekurangan dan kelemahannya karena terbatasnya personil pengawasan, sumber daya manusia K3 serta sarana yang ada. Oleh karena itu, masih diperlukan upaya untuk memberdayakan lembaga-lembaga K3 yang ada di masyarakat, meningkatkan sosialisasi dan kerjasama dengan mitra sosial guna membantu pelaksanaan pengawasan norma K3 agar terjalan dengan baik.
Insinyur perencana struktur (structural engineer) dan pelaksana (site engineer) umumnya berfokus agar hasil kerjanya yaitu bangunan yang dikerjakannya dapat memenuhi persyaratan teknis yang berlaku, orang menyebutnya kuat (strength) dan kaku (stiff). Dengan demikian pada saat berfungsinya, bangunan tersebut dapat menjamin keselamatan pemakainya.

Sebagian besar, prosentasi pembelajaran di perguruan tinggi adalah untuk itu tadi, menghasilkan bangunan (struktur) yang dapat menjamin keselamatan pemakai dalam jangka pendek maupun jangka panjang.
Lalu bagaimana dengan proses pelaksanaan bangunan kostruksi itu sendiri. Bagaimana mendapatkan bahwa proyek berjalan dengan lancar tanpa ada atau timbul kecelakaan kerja, apalagi sampai jatuh korban jiwa.

Wah kalau itu, sesajinya harus kuat pak !
Apa betul seperti itu. Mau diakui atau tidak, yang terjadi adalah seperti itu. Harus ada sesajinya ! Ada saudara yang kebetulan terlibat pembangunan tol Cipularang, menangani satu segment pada proyek tersebut. Beliau mengatakan bahwa sesaji potong kambing telah dilakukannya beberapa kali, bahkan tahlilan segala. Biayanya ? Itu sudah masuk anggaran kerjanya. Itu sudah biasa, tolak bala katanya. Hebat khan. Ini sungguh-sungguh terjadi. Tapi apa itu menjamin bebas kecelakaan ? Nggak juga, saya dengar ada juga yang meninggal, meskipun katanya itu terjadi di luar pagar proyek. :-
Jadi sebenarnya yang bertanggung jawab itu siapa sih kalau berkaitan dengan keselamatan kerja di proyek. Engineer-nya, kontraktornya atau owner-nya. Saya kira hal ini masih belum baku, khususnya di Indonesia. Benar tidak ?
Adanya safety belt merupakan tolok ukur bahwa mereka concern terhadap keselamatan, tapi kalau orang bodoh akan berkata “yang pakai itu, penakut !” 
Kalau ada kecelakaan, “Wah itu sudah nasibnya. Lagi apes !”. Itu khan yang sering kita dengar berkaitan dengan kejadian tersebut.

Sebenarnya berkaitan dengan ‘kejadian’ tentang kecelakaan kerja, banyak terjadi. Tidak hanya kemarin, saat inipun juga sering terjadi. Kecuali yang besar-besar, maka kalau hanya jatuh korban sedikit, maka dapat dianggap kelalaiannya sendiri, biasanya pihak kontraktor memberi santunan kepada keluarga, lalu diberi embel-embel dengan kata-kata di atas, ya sudah selesai.
Jadi keselamatan kerja bagi pelaksana konstruksi di lapangan masih menjadi sesuatu yang jarang. Oleh karena itulah ketika ada mahasiswa UPH yang kerja praktek, pada saat bimbingan kerja praktek menceritakan bahwa prosedur keselamatan kerja di kontraktor proyeknya cukup ketat, wah ini menjadi sesuatu yang menarik. Ini perlu disosialisasikan. Bahwa keselamatan kerja itu tidak hanya bagaimana menyiapkan sesaji, tahlilan, kenduri atau sebagainya itu, tetapi itu suatu disiplin kerja dan harus mengikuti prosedur yang ketat.

Yang bagus juga, bahwa untuk mendapatkan keselamatan kerja di proyek tersebut perlu dibikin sistem dan ada yang bertanggung jawab terhadap sistem tersebut yaitu safety manager. Bahkan bila ada yang tidak mentaati sistem tersebut ada sangsi, yang bertahap tergantung dari tingkat kesalahan yang ditimbulkannya, bahkan kalau perlu PHK. Hebat khan. Proyek yang dimaksud adalah proyek Senayan Tower di Jakarta dengan kontraktor utama, Kajima Indonesia. Berikut kami sampaikan gambaran yang didapat di proyek tersebut berkaitan dengan bagaimana mereka mengusahakan keselamatan kerja bagi pekerja-pekerja di proyeknya.
Di pintu masuk kantor proyek, terpampang peraturan-peraturan yang berkaitan dengan safety. Karena setiap pekerja kalau gajian atau nagih uang ke kantor tersebut maka tidak ada alasan bahwa mereka tidak tahu itu. Benar-benar di sosialisasikan. Serius ! Bravo PT. Kajima Indonesia.
Ini peraturan yang harus ditaati! Baca !
Lalu ditunjukkan juga, apa-apa yang harus ada pada setiap pekerja. Ini kondisi idealnya.
Perhatikan, diatasnya gambar pekerjanya ramah (senyum, tampangnya kayak orang jepang ya :) ) tapi lihat bawahnya, kalau nggak ngikuti dan melakukan pelanggaran bisa dipecat. Siapa berani ?
Ini formulir sanksi yang akan diberlakukan bila ada yang melanggar.
Perhatikan itu, ada yang bertanggung jawab lho. Mereka menyebutnya Safety Manager. Jadi tidak hanya sekedar berdoa aja, memohon aja, tetapi memang ada yang bekerja keras untuk memastikan keselamatan tersebut.
Ada proses pembelajaran bagi pekerjanya, hal-hal yang berpotensi menjadi penyebab kecelakaan pekerja. Waspadalah ! Itu maksudnya.
Selain mengingatkan, maka pengelola proyek juga memberi petunjuk praktis bergambar bagi pekerjanya. Jadi bagi pekerja yang sehat, dan patuh, mestinya paham yang sebaiknya dilakukan.
Jika sudah dilakukan upaya-upaya seperti tadi, maka yang tidak boleh dilupakan adalah bahwa itu harus diingatkan setiap hari, harus ada yang ‘berkoar-koar’ , yah minimal ke supervisornya. Itu lah mengapa sampai perlu ada ‘manager’-nya.
Reward : Artikel ini dapat ditulis karena disiapkan datanya oleh sdr. Iwan dan sdr. Hendrik, mahasiswa jurusan teknik sipil UPH yang telah melaksanakan kerja prakteknya di proyek Senayan Tower, waktunya telah mereka pergunakan dengan baik dan dapat menyerap wawasan-wawasan di lapangan yang up-to-dated. Bravo juga anda berdua.
Itu helm Kajima, o itu tho engineer Kajima yang dari Jepang ?!